Kemarin aku main ke rumah tetanggaku,Ny,,Manaada.Kosong. Rumah
Ny.Manaada memang terlihat kosong,Kadang Ny.Manaada pergi keluar dengan
membiarkan rumah dalam keadaan tak terkunci.Ny.Manaada memang terlihat
sendiri,entah dimana kelima anaknya dan suaminya.Sambil menunggu
pulangnya Ny.Manaada,aku melihat buku buku bacaan,mataku tertuju pada
sebuah buku yang terlihat lain
daripada yang lain.Sebuah buku catatan harian.Kubuka langsung halaman
tengahnya..."Lima tahun sudah aku menikah dengan Manaada,hari hari kami
diselingi ketidak cocokan.Kami sering bertengkar karena hal hal
kecil.Hari ini ulang tahun Manaada dan kami bertengkar lagi karena aku
bangun kesiangan.Rasa kesal membuatku tidak mengucapkan selamat ulang
tahun ataupun mengecup keningnya.Sore ini sudah tiga kali Manaada
memintaku segera pulang untuk makan malam dengannya,tapi permintaannya
tak kuhiraukan.Aku tiba dirumah pukul dua belas malam,dan kulihat
Manaada tertidur di sofa.Aku berhenti di hadapannya."Ia memang
cantik,"kataku dalam hati.Aku menghela nafas dan masuk ke kamar.Di meja
rias kulihat buku catatan harian Manaada.Bertahun tahun ia menulis
cerita hatinya di buku coklat itu dan ia tak pernah mengizinkanku untuk
membukanya."Rupanya yang kubaca catatatan harian suami
Ny,Manaada,hehehe...Ny.Manaada
belum datang juga,aku teruskan membaca buku harian suami Ny.Manaada
yang aku ga tahu siapa namanya ( kusebut saja tuan
Manatahu,hehehe...)"Kuraih buku coklat itu dan kubuka halaman demi
halaman secara acak,14 Februari 1996.Terima kasih Tuhan atas
pemberian-Mu yang berarti bagiku.Marcus Ellia Widodo,pacar pertama
sekaligus menjadi pacar terakhirku...,hmmm aku tersenyum,Manaada begitu
yakin kalau aku yang akan menjadi pendamping hidupnya.6 September
2001.Tak sengaja kulihat Marcus makan malam dengan wanita lain sambil
tertawa mesra.Tuhan aku mohon agar Marcus tidak pindah ke lain hati.23
Oktober 2001.Aku menemukan surat ucapan terima kasih untuk Markus,atas
candle light dinner di hari ulang tahun seorang wanita bernama
Theodhora.Siapa dia Tuhan?Bukalah mataku untuk melihat apa yang Kau
kehendaki.4 Januari 2002.Aku dihampiri wanita bernama Theodhora.Ia
menghinaku dan mengatakan bahwa Marcus selingkuh dengannya.Tuhan berilah
aku kekuatan.Hmm...Bagaimana mungkin Manaada sekuat itu?Ia tidak pernah
mengatakan apapun atau menangis dihadapanku,setelah mengetahui aku
mengkhianatinya.Nafasku sesak,aku tak mampu membayangkan perasaan
Manaada saat itu.14 Februari 2003.Hari Minggu yang luar biasa,,aku telah
menjadi Ny.Marcus Ellia Widodo.Terima kasih Tuhan.7 April 2006.Marcus
marah padaku,aku tertidur pulas saat ia pulang sehingga ia menunggu di
depan rumah agak lama.Aku lelah karena seharian di mal mencari jam
idamam Marcus.Aku ingin membelikan hadiah ulang tahunnya yang tinggal
dua hari lagi.Tuhan,beri kedamaian di hati Marcus agar ia tidak marah
lagi padaku...Airmata penyesalan tak berhenti mengalir.Manaada berusaha
membahagiakan aku,tetapi aku malah memarahinya.15 November 2007.Marcus
butuh meja untuk menaruh kopi di ruang keluarga,dia sangat suka membaca
di sudut ruang itu. Tuhan bantu aku menabung agar aku dapat membelikan
sebuah meja,hadiah untuknya.Manaada tak pernah mengatakan meja itu
sebagai hadiah untukku dan aku kembali memarahinya tanpa pernah memberi
kesempatan padanya untuk menjelaskan. Rasanya aku sudah tak sanggup lagi
membuka lembaran berikutnya.Aku berlari ke luar kamar,kukecup kening
Manaada dan ia terbangun.Maafkan aku Manaada,aku mencintaimu,Selamat
Ulang tahun,kataku penuh cinta.Tak terasa air mataku mengalir,begitu
hebat apa yang dilakukan Ny. Manaada.dia begitu kuat dan tabah.Setia.aku
jadi berpikir,bahwa apa yang kulakukan selama ini belum seberapa.Cinta
selalu mampu mengajar kita untuk berkorban demi kebahagiaan orang yang
kita cintai.Catatan ini kupersembahkan untuk Kakandaku Nirwan
Sastra,tanteku Yanie Holistyc Razta Comunity dan bibiku Purwatiku yang
telah mengajariku menjadi seperti sekarang ini.Makassar 08:42 Kamis 04
Maret 2014.

No comments:
Post a Comment