Wednesday, August 26, 2015

CATATAN HARIAN NY.MANAADA

CATATAN HARIAN NY.MANAADA


Kemarin aku main ke rumah tetanggaku,Ny,,Manaada.Kosong.Rumah Ny.Manaada memang terlihat kosong,Kadang Ny.Manaada pergi keluar dengan membiarkan rumah dalam keadaan tak terkunci.Ny.Manaada memang terlihat sendiri,entah dimana kelima anaknya dan suaminya.Sambil menunggu pulangnya Ny.Manaada,aku melihat buku buku bacaan,mataku tertuju pada sebuah buku yang terlihat lain daripada yang lain.Sebuah buku catatan harian.Kubuka langsung halaman tengahnya..."Lima tahun sudah aku menikah dengan Manaada,hari hari kami diselingi ketidak cocokan.Kami sering bertengkar karena hal hal kecil.Hari ini ulang tahun Manaada dan kami bertengkar lagi karena aku bangun kesiangan.Rasa kesal membuatku tidak mengucapkan selamat ulang tahun ataupun mengecup keningnya.Sore ini sudah tiga kali Manaada memintaku segera pulang untuk makan malam dengannya,tapi permintaannya tak kuhiraukan.Aku tiba dirumah pukul dua belas malam,dan kulihat Manaada tertidur di sofa.Aku berhenti di hadapannya."Ia memang cantik,"kataku dalam hati.Aku menghela nafas dan masuk ke kamar.Di meja rias kulihat buku catatan harian Manaada.Bertahun tahun ia menulis cerita hatinya di buku coklat itu dan ia tak pernah mengizinkanku untuk membukanya."Rupanya yang kubaca catatatan harian suami Ny,Manaada,hehehe...Ny.Manaada belum datang juga,aku teruskan membaca buku harian suami Ny.Manaada yang aku ga tahu siapa namanya ( kusebut saja tuan Manatahu,hehehe...)"Kuraih buku coklat itu dan kubuka halaman demi halaman secara acak,14 Februari 1996.Terima kasih Tuhan atas pemberian-Mu yang berarti bagiku.Marcus Ellia Widodo,pacar pertama sekaligus menjadi pacar terakhirku...,hmmm aku tersenyum,Manaada begitu yakin kalau aku yang akan menjadi pendamping hidupnya.6 September 2001.Tak sengaja kulihat Marcus makan malam dengan wanita lain sambil tertawa mesra.Tuhan aku mohon agar Marcus tidak pindah ke lain hati.23 Oktober 2001.Aku menemukan surat ucapan terima kasih untuk Markus,atas candle light dinner di hari ulang tahun seorang wanita bernama Theodhora.Siapa dia Tuhan?Bukalah mataku untuk melihat apa yang Kau kehendaki.4 Januari 2002.Aku dihampiri wanita bernama Theodhora.Ia menghinaku dan mengatakan bahwa Marcus selingkuh dengannya.Tuhan berilah aku kekuatan.Hmm...Bagaimana mungkin Manaada sekuat itu?Ia tidak pernah mengatakan apapun atau menangis dihadapanku,setelah mengetahui aku mengkhianatinya.Nafasku sesak,aku tak mampu membayangkan perasaan Manaada saat itu.14 Februari 2003.Hari Minggu yang luar biasa,,aku telah menjadi Ny.Marcus Ellia Widodo.Terima kasih Tuhan.7 April 2006.Marcus marah padaku,aku tertidur pulas saat ia pulang sehingga ia menunggu di depan rumah agak lama.Aku lelah karena seharian di mal mencari jam idamam Marcus.Aku ingin membelikan hadiah ulang tahunnya yang tinggal dua hari lagi.Tuhan,beri kedamaian di hati Marcus agar ia tidak marah lagi padaku...Airmata penyesalan tak berhenti mengalir.Manaada berusaha membahagiakan aku,tetapi aku malah memarahinya.15 November 2007.Marcus butuh meja untuk menaruh kopi di ruang keluarga,dia sangat suka membaca di sudut ruang itu. Tuhan bantu aku menabung agar aku dapat membelikan sebuah meja,hadiah untuknya.Manaada tak pernah mengatakan meja itu sebagai hadiah untukku dan aku kembali memarahinya tanpa pernah memberi kesempatan padanya untuk menjelaskan. Rasanya aku sudah tak sanggup lagi membuka lembaran berikutnya.Aku berlari ke luar kamar,kukecup kening Manaada dan ia terbangun.Maafkan aku Manaada,aku mencintaimu,Selamat Ulang tahun,kataku penuh cinta.Tak terasa air mataku mengalir,begitu hebat apa yang dilakukan Ny. Manaada.dia begitu kuat dan tabah.Setia.aku jadi berpikir,bahwa apa yang kulakukan selama ini belum seberapa.Cinta selalu mampu mengajar kita untuk berkorban demi kebahagiaan orang yang kita cintai.Catatan ini kupersembahkan untuk Kakandaku Nirwan Sastra,tanteku Yanie Holistyc Razta Comunity dan bibiku Purwatiku yang telah mengajariku menjadi seperti sekarang ini.Makassar 08:42 Kamis 04 Maret 2014.

No comments:

Post a Comment