Wednesday, August 26, 2015

CATATAN HARIAN NY.MANAADA

CATATAN HARIAN NY.MANAADA


Kemarin aku main ke rumah tetanggaku,Ny,,Manaada.Kosong.Rumah Ny.Manaada memang terlihat kosong,Kadang Ny.Manaada pergi keluar dengan membiarkan rumah dalam keadaan tak terkunci.Ny.Manaada memang terlihat sendiri,entah dimana kelima anaknya dan suaminya.Sambil menunggu pulangnya Ny.Manaada,aku melihat buku buku bacaan,mataku tertuju pada sebuah buku yang terlihat lain daripada yang lain.Sebuah buku catatan harian.Kubuka langsung halaman tengahnya..."Lima tahun sudah aku menikah dengan Manaada,hari hari kami diselingi ketidak cocokan.Kami sering bertengkar karena hal hal kecil.Hari ini ulang tahun Manaada dan kami bertengkar lagi karena aku bangun kesiangan.Rasa kesal membuatku tidak mengucapkan selamat ulang tahun ataupun mengecup keningnya.Sore ini sudah tiga kali Manaada memintaku segera pulang untuk makan malam dengannya,tapi permintaannya tak kuhiraukan.Aku tiba dirumah pukul dua belas malam,dan kulihat Manaada tertidur di sofa.Aku berhenti di hadapannya."Ia memang cantik,"kataku dalam hati.Aku menghela nafas dan masuk ke kamar.Di meja rias kulihat buku catatan harian Manaada.Bertahun tahun ia menulis cerita hatinya di buku coklat itu dan ia tak pernah mengizinkanku untuk membukanya."Rupanya yang kubaca catatatan harian suami Ny,Manaada,hehehe...Ny.Manaada belum datang juga,aku teruskan membaca buku harian suami Ny.Manaada yang aku ga tahu siapa namanya ( kusebut saja tuan Manatahu,hehehe...)"Kuraih buku coklat itu dan kubuka halaman demi halaman secara acak,14 Februari 1996.Terima kasih Tuhan atas pemberian-Mu yang berarti bagiku.Marcus Ellia Widodo,pacar pertama sekaligus menjadi pacar terakhirku...,hmmm aku tersenyum,Manaada begitu yakin kalau aku yang akan menjadi pendamping hidupnya.6 September 2001.Tak sengaja kulihat Marcus makan malam dengan wanita lain sambil tertawa mesra.Tuhan aku mohon agar Marcus tidak pindah ke lain hati.23 Oktober 2001.Aku menemukan surat ucapan terima kasih untuk Markus,atas candle light dinner di hari ulang tahun seorang wanita bernama Theodhora.Siapa dia Tuhan?Bukalah mataku untuk melihat apa yang Kau kehendaki.4 Januari 2002.Aku dihampiri wanita bernama Theodhora.Ia menghinaku dan mengatakan bahwa Marcus selingkuh dengannya.Tuhan berilah aku kekuatan.Hmm...Bagaimana mungkin Manaada sekuat itu?Ia tidak pernah mengatakan apapun atau menangis dihadapanku,setelah mengetahui aku mengkhianatinya.Nafasku sesak,aku tak mampu membayangkan perasaan Manaada saat itu.14 Februari 2003.Hari Minggu yang luar biasa,,aku telah menjadi Ny.Marcus Ellia Widodo.Terima kasih Tuhan.7 April 2006.Marcus marah padaku,aku tertidur pulas saat ia pulang sehingga ia menunggu di depan rumah agak lama.Aku lelah karena seharian di mal mencari jam idamam Marcus.Aku ingin membelikan hadiah ulang tahunnya yang tinggal dua hari lagi.Tuhan,beri kedamaian di hati Marcus agar ia tidak marah lagi padaku...Airmata penyesalan tak berhenti mengalir.Manaada berusaha membahagiakan aku,tetapi aku malah memarahinya.15 November 2007.Marcus butuh meja untuk menaruh kopi di ruang keluarga,dia sangat suka membaca di sudut ruang itu. Tuhan bantu aku menabung agar aku dapat membelikan sebuah meja,hadiah untuknya.Manaada tak pernah mengatakan meja itu sebagai hadiah untukku dan aku kembali memarahinya tanpa pernah memberi kesempatan padanya untuk menjelaskan. Rasanya aku sudah tak sanggup lagi membuka lembaran berikutnya.Aku berlari ke luar kamar,kukecup kening Manaada dan ia terbangun.Maafkan aku Manaada,aku mencintaimu,Selamat Ulang tahun,kataku penuh cinta.Tak terasa air mataku mengalir,begitu hebat apa yang dilakukan Ny. Manaada.dia begitu kuat dan tabah.Setia.aku jadi berpikir,bahwa apa yang kulakukan selama ini belum seberapa.Cinta selalu mampu mengajar kita untuk berkorban demi kebahagiaan orang yang kita cintai.Catatan ini kupersembahkan untuk Kakandaku Nirwan Sastra,tanteku Yanie Holistyc Razta Comunity dan bibiku Purwatiku yang telah mengajariku menjadi seperti sekarang ini.Makassar 08:42 Kamis 04 Maret 2014.

INDAHNYA TEGURAN

INDAHNYA TEGURAN
Dalam audisi American Idol,tampilah seorang  konstestan yang begitu percaya diri.Ia meyakinkan para juri bahwa ia adalah bintang masa depan.Namun,sewaktu ia mulai bernyanyi,suaranya sedemikian buruk sehingga selang beberapa detik para juri terpaksa menghentikannya.Ia berkata dengan marah,"Bagaimana bisa kalian tidak melihat talenta saya?Selama ini tidak pernah ada yang mengkritik suara saya!"Aku membayangkan,seandainya sejak awal ada  yang berani memberitahu dengan tegas bahwa ia tidak cocok menjadi penyanyi,ia pasti akan mengenal dirinya dengan lebih tepat dan tidak dipermalukan diajang ini.Teguran atau kritik tidak terlalu buruk.Bahkan teguran dapat menjadi sarana untuk membina kita.Kritik bisa mencegah kita terjerumus ke dalam kesalahan yang memalukan di kemudian hari.Orang yang terhormat adalah  mereka yang  tidak pantang terhadap kritik.Mengabaikan kritik sama dengan mengabaikan didikan.Bahkan,kritik yang pedas bisa jadi adalah bentuk kasih terbaik dari seseorang kepada kita.Aku kemarin mendapat kritikan dan masukan.Bagaimana menanggapinya bila anda yang mendapatkan kritikan?Kerap reaksi kita adalah menolak,menjadi tersinggung atau marah,karena yang namanya kritik pasti tidak enak didengar.Mari mengingat keindahan dan keuntungan dari teguran yang baik.Jangan terlalu cepat menutup diri dari teguran.Terimalah dengan rendah hati,cernalah dengan bijaksana.Ketika kita menolak teguran yang baik,kita juga menolak pembentukan.Terima kasih untuk Mas Bernard Haris Gutomo,yang mau membentuk aku.

JANGAN HILANGKAN PIKIRAN NEGATIF

Anda pasti pernah mendengar perkataan seperti ini:" Hilangkan pikiran pikiran negatif dan ganti dengan pikiran pikiran positif." atau, " Kalau Anda mau sukses buang pikiran negatif jauh jauh ", baik dari mulut teman teman, guru, orang tua bahkan mungkin dari para motivator,seperti Mario Teguh.Jangan heran,sebab kebanyakan oran menganggap pikiran negatif sebagai biang kerok kegagalan.Pertanyaannya, menjauhkan diri dari pikiran negatif memang baik,tetapi apakah itu berarti kalau anda mau sukses,anda tidak boleh memiliki secuilpun pikiran negatif?Ada yang tertantang untuk menjawab?Untuk menjawab pertanyaan itu, anda harus lebih dulu memahami maksud dari pikiran negatif. Perlu diingat,pikiran negatif yang kumaksudkan disini harus dibedakan dengan pikiran dosa ( Iri,dengki,selingkuh,munafik dan sejenisnya ).Pikiran pikiran negatif seperti halnya pikiran dosa memang harus hilang sama sekali!Namun pikiran negatif seperti menjadi korban kejahatan bila memakai perhiasan berllebihan atau enggan berbisnis sebelum mempelajari segala sesuatunya dengan teliti lebih dahulu,adalah beberapa pikiran negatif yang tidak bersifat dosa.Pendek kata,pikiran negatif tidak sama dengan dosa. Asalkan diarahkan dengan baik seperti sebagaimana seharusnya,pikiran negatif akan memberi manfaat positif bagi kita.Aku ambil contoh, setiap mobil pasti memiliki spion di sisi kanan dan kirinya. Spion spion ini berguna untuk menolong kita menghindarkan mobil dari benturan atau menjaga jarak dengan kendaraan  atau benda lain. Dalam hal ini kaca spion memegang peranan sebagai alert terhadap keadaan yang ada dibelakang kendaraan kita. Namun sepenting apapun kaca spion,kita pasti takkan pernah menemukan kaca spion yang lebih besar daripada kaca depan mobil. Di manapun,kaca spion pasti jauh lebih kecil dari kaca depan. Seperti itulah fungsi pikiran negatif bagi diri kita. Spion (pikiran negatif harus tetap ada) tetapi tidak boleh lebih besar dari kaca depan (pikiran positif) yang kita miliki

BILA KEADILAN DIRASA TAK ADA

BILA KEADILAN DIRASA TAK ADA
Peristiwa kerusuhan pada 14 Mei 1998, menyisakan kabut kelam dalam sejarah Indonesia. Menjelang Soeharto lengser, keonaran merebak di sejumlah kota,yang terparah terjadi Jakarta. Perempuan perempuan Tionghoa banyak yang diperkosa. Mall mall dijarah dan dibakar. Banyak warga yang mati terpanggang. Namun,tak ada yang diadili dalam peristiwa ini. Sekali lagi, tidak ada yang diadili, sampai saat ini.Benarkah Tuhan acuh tak acuh terhadap kejahatan? Mengapa seolah Tuhan mendiamkan dan membiarkan ini semua terjadi? Dimana Tuhan saat itu? Kenapa orang jahat bisa hidup leluasa,sedangkan orang baik malah menderita?Ini adalah juga pertanyaan yang sempat mengganggu pikiranku.Kita mungkin pernah diperlakaukan tidak adil, padahal apa yang kita lakukan sudah benar. Dalam kondisi semacam itu, banyak diantara kita putus asa, bahkan tergoda untuk ikut ikutan bertindak menyimpang. Edan!Ya benar ini jaman edan. Ora melu ngedan ora keduman. Ini jaman gila. Tidak ikut menggila tidak kebagian. Katanya.Pertanyaannya : Maukah kita tetap melakukan apa yang benar meski diperlakukan tidak adil?Aku pernah melihat suatu nasihat di sebuah dinding. " Hiduplah dengan benar, bahkan dalam situasi yang sesulit apapun. Tuhan Yang Maha Kuasa akan membalas pada waktu-Nya "

WANITA WANITA TANGGUH

WANITA WANITA TANGGUH
Banyak teman teman wanita semasa kuliahku dulu yang sangat pandai mempunyai banyak talenta.Ada Johanna Timbuleng, Sonya Louhenapessy, Hellen Beatrix dan masih banyak lagi. Mereka cakap berkomunikasi dan pintar bergaul. Tak heran bila mereka lulus dengan nilay yang baik. Beberapa tahun kemudian kami kembali bertemu. Mereka kini hidup berkecukupan dengan standar kehidupan keluarga menengah atas dan memiliki keluarga yang bahagia. Mereka tetap ceria, tetap tertawa dan tersenyum. Namun, tidak terlihat lagi potensi diri yang dulu begitu besar terpancar. Ketika kutanyakan apa yang mereka lakukan saat ini, mereka menjawab, " Sekarang menjadi ibu rumah tangga, menjaga anak anak, dan menyiapkan makan buat suami."  Bahkan tidak sedikit yang menjawab, " Suami melarang untuk bekerja,karena mencari nafkah itu tugas suami. Tugas istri adalah memelihara rumah dan menjaga anak anak."  Jawaban mereka memunculkan pertanyaan,mengapa potensi yang dulu mereka miliki dengan luar biasa sekarang terkubur dan hilang entah kemana?Aku sedang tidak mengatakan bahwa kodrat wanita sebagai ibu rumah tangga itu salah. Bahkan menurutku,panggilan tertinggi seorang wanita adalah menjadi ibu rumah tangga. Namun, menjadi ibu rumah tangga tidak berarti melepaskan hak untuk mengembangkan talenta dan potensi kita sebagai seorang wanita dan sebagai seorang manusia.Sebagai wanita, kodrat kita adalah menjadi ibu rumah tangga dan "penolong" suami.  Kita juga dituntut tanggung jawab yang sama oleh Sang Pencipta, yaitu mengembangkan talenta dan potensi semaksimal yang dapat kita lakukan dengan cara bekerja.  Kita sudah meninggalkan jaman Siti Nurbaya dari segi pengetian kesetaraan dan pendidikan bagi wanita,tetapi kita masih berada pada jaman Siti Nurbaya dalam pengertian 'bekerja' bagi wanita.  Kita masih berpikir bahwa bekerja adalah kegiatan rutin di luar rumah yang dilakukan  mulai jam 09:00 - 17:00. Jika ini pengertian kita mengenai bekerja, maka tidak heran sampai kapanpun,sebagai ibu rumah tangga kita tidak mungkin dapat meninggalkan keluarga dan sibuk dalam pekerjaan yang seperti ini.  Pengertian bekerja saat ini sudah jauh demikian berkembang menembus batasan ruang kerja dan waktu kerja. Kemajuan teknologi informasi dan era internet saat ini memungkinkan hal ini dapat terjadi.     Mark Elliot Zuckenberg saat berusia 25 tahun, tetapi kekayaannya sudah mencapai US$ 1.5  milyar ( setara dengan Rp.16,5 trilyun ). Pertanyaannya adalah, apakah kekayaannya yang sebesar itu dicapainya dengan bekerja seperti pandangan dan konsep kita tentang 'kerja' ?  TIDAK  !   Mark mencapai potensinya karena ia menyadari bahwa kerja tidak dibatasi oleh ruang kantor dan juga tidak dibatasi jam. Dengan kata lain, kita harus melepaskan paradigma kerja yang lama dan membuka pemikiran kepada paradigma yang baru.  Kita tetap harus menjadi seorang ibu rumah tangga yang tangguh namun kita juga mempunyai panggilan untuk mengembangkan talenta dan potensi yang sudah Sang Pencipta berikan kepada kita.  Ini bukan pilihan meninggalkan yang satu dan mengerjakan yang lain. Kita tidak bisa memilih sebuah koin, tapi tidak menghendaki sisi yang sebelahnya.  Jika kita mengambil satu koin, kita mendapat paket lengkap kedua sisi koin tersebut. Jika anda wanita, anda mempunyai sisi sebagai ibu rumah tangga tapi juga jangan lupa sisi lainnya adalah anda mempunyai potensi untuk dikembangkan dengan maksimal.  Anne Ahira dan Ladan Lashkari adalah contoh dua orang wanita yaang telah berhasil mengecap indahnya 'bekerja' tanpa harus meninggalkan kodrat mereka sebagai seorang wanita.  Ahira adalah online marketer kelas dunia pertama dari Indonesia.  Ia menjalankan internet marketing yang mulai dirintisnya sejak tahun 2001 dari rumahnya. Dari usahanya tersebut Ahira setiap bulannya setidaknya dapat meraup sebulan sekitar US$ 6.465 ( sekitar Rp. 71.115.000,- ).Ada pula kisah tentang Ladan Lashkari, gadis Iran yang berumur 24 tahun. Ladan memutuskan untuk menjadi seorang internet marketer di negara yang menganggap wanita adalah warga negara kelas dua dan di tengah tengah himpitan embargo dari Amerika terhadap Iran. Pilihan Ladan untuk memakai sarana internet guna memulai bisnisnya saat ini telah membawanya menjadi pebisnis wanita dengan pendapatan US$6.300 per bulan. Ini adalah pendapatan yang lebih besar dari 95% populasi di negaranya.  Jadi, mari lakukan sesuatu sekarang juga dengan yang ada pada anda. Jangan lupa pula untuk mengembangkan seluruh potensi anda semaksimal mungkin.  Selamat memaksimalkan potensi

JIKA KITA PERCAYA TAHAYUL

JIKA KITA PERCAYA TAHAYUL
Waktu itu aku masih remaja. Kami sekeluarga tinggal di rumah peninggalan Belanda ( mamaku adalah keturunan Manado-Belanda ),yang berada di tikungan pertigaan jalan.  Kebanyakan orang berkata bahwa kami beruntung mendapat rumah itu.     " Ah, itu biasa saja,Pak. Keluarga lain sama beruntungnya dengan kami, terutama yang rumahnya di pinggir jalan besar," kataku. Tetapi mereka menyanggah, " Tidak, kalian lebih beruntung, bukan hanya rumah kalian berada di pinggir jalan besar, tetapi rumah itu rumah yang aman."     " Maksudnya ?" tanyaku keheranan... " Ya, rumah itu ada yang menjaganya," jelasnya. Hehehe...aku tahu yang dimaksudkannya adalah roh kakekku yang sudah meninggal. Mereka tahu kakekku adalah wong "LONDO", gede duwur.     Suatu pagi di hari libur, seorang bapak berkata, " Semalam sekitar jam sebelas, saya lewat sini dan benar saya lihat si penunggu sedang duduk bersila di teras rumahmu,"  Dalam hati aku tertawa, tetapi aku mencoba menjelaskan dengan baik, " Itu papaku, beliau suka duduk di situ malam hari, katanya supaya menghilangkan gerah. Dan bapak memang tidak bisa melihat dengan jelas, karena tempat itu sengaja tidak diberi lampu."  Bapak ini tidak percaya dan mencoba mengetahui jawabannya langsung dari papaku. Sekalipun sudah mendapatkan jawaban yang sebenarnya, dia masih penasaran berhubung dengan kepercayaannya selama ini tentang penunggu tersebut. Seminggu kemudian ketika ia harus pulang kerja malam lagi, dia melihat hal yang sama. Sebagai orang yang menghormati roh roh, dia tidak berani mendekat dan hanya lewat begitu saja sambil komat kamit membaca sesuatu untuk keselamatannya. ( Biasanya gini : amit amit sing bahurekso teng mriki, putune bade lewat ).     " Apa papamu semalam duduk di teras itu ?" tanya bapak tersebut pagi harinya. Degan sedikit heran aku menjawab, " Tidak, papaku tidak ada di rumah. Beliau sedang ke Jakarta, pulangnya dua hari lagi."     " Nah, benar kan bahwa penunggu itu ada, saya melihatnya semalam." katanya penuh semangat. Akupun terdiam dan masih heran bahwa hal itu bisa terjadi. Sampai beberapa hari aku masih diliputi keheranan, sehingga suatu saat aku mendapatkan jawabannya dari seorang teman juga di FB ini, kami saling bercerita tentang cerita mistis. Temanku yang tak mau namanya dipublikasikan tersebut berkata, " Kalau kita percaya ada roh penunggu di suatu tempat, maka akan ada penampakan seperti itu di tempat tersebut. Dia akan membuat sesuatu terjadi seperti yang dipercaya seseorang agar orang tersebut percaya."     Roh roh tersebut tidak hanya dapat melakukan penampakan seperti itu, tetapi juga dalam hal berkat jasmani. Roh roh tersebut bisa memberikan panen yang "melimpah" kepada petani yang percaya dan menghormati dewi kesuburan. Roh tersebut dapat memberikan keberhasilan kepada seorang pedagang yang "libur" pada hari yang ditetpkan gurunya.Untuk masa masa sekarang ini banyak juga caleg caleg yang melakukan hal yang sama , mandi kungkum di sungai misalnya, atau mengadakan ritual tertentu. Bila sebelumnya banyak orang yang ingin cepat dapat jodoh atau orang yang ingin  kasusnya lepas dari jerat hukum.Note : Waktu menulis ini, aku "seperti" diganggu, sudah aku sunting beberapa kali dan tiba tiba tulisan yang sudah kutulis ini menghilang, dan bukan hanya sekali, tapi berkali kali. Sampai aku kesal.

ARTI SEBUAH KEJUJURAN

ARTI SEBUAH KEJUJURAN
Suatu ketika seorang temanku  yang mendapat bea siswa, pulang dari Jepang membagikan pengalamannya saat mengunjungi sebuah pasar tradisional di sana. Menurut penuturannya, suasana pasar tardisional di Jepang, hampir sama dengan pasar tradisional di Indonesia. Banyak barang yang dijajakan, banyak pembeli berjalan di lorong lorongnya, dan harga barang barang di pasar ini jelas lebih murah daripada di toko atau mall. Namun ada yang unik, para pedagang akan langsung pergi setelah selesai menggelar dagangan mereka. Bila ada orang yang berniat membeli sesuatu, ia tidak perlu repot mencari sang pedagang. Mereka cukup melihat harga yang tertera untuk setiap jenis barang, lalu memasukkan uang pembayarannya di sebuah kota yang sudah tersedia di lapak tersebut. Para pedagang tidak takut rugi atau takut kalau barangnya hilang karena para pembeli tidak akan melakukan kecurangan. Mereka membayar setiap barang yang diambil sesuai harga yang telah tertera.     Kita seringkali mendengar orang mengatakan, bahwa berbuat jujur adalah suatu kebodohan. Merekka mengatakan bahwa orang jujur akan selalu rugi, tidak akan berkembang, hidupnya pasti akan hancur, dan masih banyak lagi omongan negatif lainnya. Banyak orang mungkin membenarkan perkataan perkataan tersebut, tapi kita harus berani dengan tegas mengatakan yang sebaliknya.Orang jujur akan diberkati. Oleh karenanya dimana tempat kita tinggalpun akan diberkati.Dengan kata lain, sesungguhnya kejujuran merupakan jalan terbaik bagi kita untuk memperoleh hidup yang diberkati sekaligus menjadi berkat bagi sesama dan lingkungan sekitar kita.  Inilah kebenaran yang dialami oleh orang orang Jepang. Dengan kejujuran mereka membangun bangsanya dari keruntuhan akibat Perang Dunia Kedua dan sekarang mereka menjadi salah satu negara terkemuka di Asia.  Mengenai kejujuran, bangsa Jepang telah membuktikannya.     Bagaimana dengan kita sendiri. Jika kita ingin berkat yang melimpah, ingatlah untuk juga berani bersikap jujur dalam segala hal. Kejujuran menjauhkan kita dari Korupsi, tipu muslihat dan kecurangan lainnya.

KASIH PASTI MENANG

KASIH PASTI MENANG
Seseorang yang mengalami penderitaan yang teramat berat, sangat mungkin untuk menutup dirinya dari dunia di sekitarnya. Demikianlah yang terjadi pada seorang pria yang mengalami luka bakar ketika berusaha menyelamatkan kedua orang tuanya dari musibah kebakaran. Wajah pria itu rusak berat dan kedua orang tuanya meninggal akibat amukan si jago merah. Hati pria itu sangat terluka sehingga ia tidak mau bertemu dengan siapapun, bahkan dengan istrinya sendiri.     Untuk memulihkan keadaan suaminya, istri pria ini datang ke seorang ahli bedah plastik. Setelah mendengar cerita dari wanita itu, dokter bedah plastik tersebut berkata, " Saya dapat memperbaiki wajah suami anda."  Wanita itu tidak gembira ketika doktersebut menyatakan kesanggupannya, karena suaminya berkali kali menolak pertolongan yang disampaikannya.     " Lalu mengapa anda datang kepada saya?" tanya dokter tersebut.     " Saya mau, anda merusak wajah saya supaya menjadi serupa dengan wajah suami saya, Jika wajah kami sama rusaknya, dia akan mengerti bahwa saya benar benar bisa merasakan penderitaannya. Mungkin dengan demikian dia akan membiarkan saya masuk kembali kedalam kehidupannya."     Tentu saja dokter tersebut terkejut mendengar permintaan itu dan dengan tegas menolak permintaan wanita itu. Namun hati dokter tersebut sangat tersentuh oleh besarnya cinta kasih wanita itu.   Cinta yang besar inilah yang mendorong dokter tersebut untuk pergi dan berbicara pada pria yang cacat itu.  Dokter tersebut mengetuk pintu kamar pria itu dan berkata,  " Pak, saya seorang dokter ahli bedah plastik. Saya ingin anda tahu, bahwa saya dapat memperbaiki wajah anda."   Tidak ada jawaban dari dalam kamar. " Pak, keluarlah agar kita dapat membicarakannya." lanjut dokter tersebut.Tetapi tetap tidak ada respons dari dalam kamar. Kemudian dokter tersebut berkata, " Pak, istri anda meminta saya untuk merusak wajahnya, supaya wajahnya sama dengan wajah anda. Dengan demikian mungkin anda akan membiarkannya masuk kembali kedalam kehidupan anda. Saya kagum pada besarnya cinta beliau terhadap anda. Bagaimana pak, apakah anda mau memberi izin ?" tanya dokter  tersebut. Keadaan tetap hening, beberapa saat kemudian dengan perlahan terdengar pintu dibuka.     Cinta kasih tetap jadi pemenang!!!     Bagaimana dengan kita ? Apakah anda sudah punya pasangan, apa yang dapat anda berikan pada pasangan anda sebagai wujud dari cinta kasih...

AKSELERASI HIDUP.

AKSELERASI HIDUP.
Pernahkah terlintas dalam pikiran kita, bahwa sejatinya semua orang terlahir ke dunia memulai kehidupan di garis start yang sama, dengan tahapan perkembangan yang sama pula?   Di awal kehidupan sebenarnya kita pernah berada selevel dengan semua orang hebat yang ada di dunia. Pertaanyaannya sekarang, mengapa ada orang yang sukses dan ada orang yang gagal, ada orang yang hebat namun ada yang biasa biasa saja ?     Bagi anda penggemar sepak bola tentu tidak asing dengan nama Christiano Ronaldo, pemain termahal dunia dari klub Real Madrid sekaligus pemain terbaik dunia 2008, sebelum dipecahkan rekordnya oleh Bale. Waktu kecil, andapun yang pria pernah selevel dengan Ronaldo, sama sama belajar berjalan, kemudian mulai berlarian ke sana kemari menendang bola sekenanya tanpa arah yang jelas.   Hanya, saat ini Ronaldo bisa sedemilan kaya raya dengan bermain bola sementara anda tidak beranjak dari status anda.  Hal yang sama juga berlaku dalam karier kita. Beberapa diantara kita mungkin pernah ada rasa iri pada teman kita sendiri, yang kariernya saat ini demikian menanjak. Padahal beberapa tahun yang lalu kita dan dia sama sama ikut pada sekolah yang sama, bahkan mungkin dari kelas yang paling dasar.     Di dunia otomotif dikenal dengan istilah akselerasi, yakni perubahan kecepatan dari titik 0 km/jam menjadi kecepatan maksimum. Semakin pendek waktu yang diperlukan untuk mencapai kecepatan maksimum, semakin baiklah produk otomotif tersebut, atau teknisi yang ada di belakangnya.  Hiduppun demikian penuh engan persaingan. Siapa lambat pasti ketinggalan dan akhirnya tersisih. Satu satunya tindakan yang bisa dilakukan untuk mengejar ketinggalan kita baik dalam konteks sekuler maupun spiritual adalah dengan melakukan percepatan atau akselerasi hidup.     Bagi orang yang percaya dengan adanya Tuhan, secara umum, akselerasi dibagi menjadi dua bagian, yaitu akselerasi bagian Tuhan dan akselerasi bagian kita.     Pertama, dengan dengan Tuhan.     Kedua, bergerak ! Lakukan tindakan terobosan. Lakukan dengan cara yang tidak biasa dan kreatif. Hanya dengan melakukan akselerasi kita mengejar ketinggalan kita.  Keraslah pada hidup kita di masa muda, jika tidak kehidupan akan keras kepada kepada kita di masa tua.

Sungai agama

SUNGAI AGAMA
Aku ga tahu persis,,Ny,ManaAda itu latar belakang pendidikannya apa. Tapi sepertinya dia banyak tahu. Bicara Politik, dia nyambung, balap motor, balap mobil, ekonomi...agama apalagi. Tapi dia paling ga suka bila ada orang yang terlalu fanatik diperlihatkan. Fanatik itu harus. Karena itu bukti kalau kita yakin, kalau ga yakin,ya ga fanatik. Tapi ke dalam jangan keluar. Apa maksudnya aku kurang begitu tahu. Tapi aku adalah sebagai salah satu pendengar setianya. Ketika itu ia membicarakan bagai mana seseorang harus mulai meyakini apa yang harus diyakini. Bagi orang yang senang berkemah di gunung atau aktifitas alam, salah satu aktifitas wajibnya adalah menelusuri sumber sungai sampai ke hulu, yaitu ke sumber sumber mata air pertamanya. Ada kegembiraan tersendiri melihat bagaimana sumber sumber mata air itu mengeluarkan air yang sedikit namun tetap, sehingga seiring dengan mengalirnya air sungai, ditambah dengan mata air mata air yang memancar di bantaran sungai sepanjang kilometer kilometer pertama jadilah suatu arus sungai yang besar. Ketika kita berada di sumber sumber mata air tersebut ada suatu  penyingkapan tersendiri : ternyata sungai dengan debit air sedemikian besar ini di awali dengan sumber sumber air yang kecil dan tampak tak berarti. Ny.ManaAda ingin menarik alegori diatas sebagai perumpamaan dari asal usul agama, kita bagaikan pramuka yang sedang berkemah di dunia ini. Di sekitar kita, di dunia ini terdapat banyak sungai lebar besar mengalir deras,dimana kita bebas mengambil air untuk melepaskan dahaga. Dan sungai sungai besar itu adalah agama agama besar yang ada di dunia. Sedari kecil kita dididik dan dibentuk untuk mempercayai bahwa agama adalah demikian dan demikian, dengan segala atribut kebaikan dan kemuliaan yang demikian, dengan tokoh agama yang sedemikian arif,bijaksana, superior, dsb. Dengan agitasi semacam itu, kita dibentuk secara sistematis untuk melihat dunia dan sesama lewat perspektif yang sudah disuguhkan kepada kita. Hanya sedikit dari kita yang "berani" untuk mempertanyakan keabsahan perspektif yang disodorkan pada kita itu. Tidakkah kita sebagai manusia dewasa, tertarik untuk menelusuri sejarah agama sebagaimana alaminya, daripada hanya mempercayai kata orang dan tradisi? Sebagaimana ada perasaan 'ahhh' yang didapat ketika kita sampai di hulu sungai, menyadari bahwa sungai sebesar itu ternyata memiliki mata air mata air kecil yang mengalir tenang, demikianlah manusia dewasa seharusnya memiliki kerinduan untuk mencari sumber mata air sejarah sungai agama itu. Kita selama ini disuguhkan dengan sungai agama yang seakan akan sudah dalam, berarus kuat, faktual dan menyejarah dari sononya, dari awalnya. Padahal tidaklah demikian sejarah agama. Dalam hal ini, kita dapat sedikit mencari rekam jejak sejarah agama agama sampai ke akarnya yang mampu kita capai lewat penelusuran arkeologi dan catatan sejarah yang ada dan tidak di dasari atas iman atau tradisi iman. Bila kita memakai kacamata iman, sudah barang tentu akan ada penolakan pada diri kita, karena kita tidak ingin apa yang sudah terlanjur kita yakini ternyata salah. Memang kadang kebenaran dan kenyataan itu menyakitkan, atau tidak seperti yang kita harapkan. Hampir setiap agama menyerukan kepada ummatnya untuk hidup dalam cinta kasih. Mayoritas agama juga mengingatkan agar manusia tidak berperang dan hidup dalam perdamaian. Namun faktanya sungguh  ironis. Hampir sebagian perang dan kekerasan yang pernah terjadi didunia ini justru disebabkan oleh agama. Perang atas nama agama jauh lebih banyak dibandingkan penyebab yang lain. Pada abad I, orang Yahudi melawan orang Kristen. Pada abad 16, orang Katholik memerangi orang Protestan. Muslim melawan Hindu. Hindu melawan Buddha. Kristen Ortodoks membantai kaum Pagan. Sungguh, banyak raport merah yang ditorehkan oleh agama. Agama yang seharusnya mengawal perdamaian antar umat manusia justru menjadi penyebab utama peperangan itu sendiri. Agama yang mengajarkan cinta kasih kadang kala justru bisa berubah menjadi sedemikian kejam. Orang orang Yahudi yang menginginkan Jesus mati di atas kayu salib, merupakan konspirasi dari petinggi petinggi agama waktu itu. Imam kepala, ahli Taurat dan orang orang Farisi yang terkenal dengan  kesalehannya berupaya keras untuk membunuh Jesus. Lagi lagi atas nama agama! Tentu Tante tidak bermaksud menyepelekan agama atau menganggap agama itu tidak penting. (Ny.ManaAda ini kalau sudah bercerita tak ada berhentinya, apalagi kalau kita terlihat tekun mendengar ). Benyamin Franklin pernah berkata :"Jika manusia masih tetap jahat dengan adanya agama, maka saya tak bisa membayangkan bagaimana kehidupan manusia jika agama ditiadakan". Tante setuju dengan pernyataan itu. Agama itu penting, tapi bukan segalanya. Agama memang penting, tapi tidak bisa menyelamatkan kita. Ambil saja contoh, orang yang sangat terlihat beragama, Angelina Sondakh, Lutfi Hasan Ishak, Ratu Atut...Tetap saja  korupsi. Ingat sekali lagi, "sengaja ".  Kadang manusia bukan takut pada Tuhan, tapi pada agama dan pengikutnya. Padahal agama adalah buatan manusia, bagaimana mungkin buatan manusia bisa menyelamatkan dosa manusia? Agama hanya wadah, tak lebih dari itu. ( Wah padahal aku takut kalau ngomong sudah nyrempet nyrempet gitu ). Jika kita berpikir bahwa kita bisa selamat karena agama, kita terlalu naif. Perang atas nama agama telah menunjukan bahwa agama telah gagal. ( Hmm jangan jangan Ny.ManaAda pernah kecewa dengan agama, sehingga dia menilai agama seperti itu." Aku pulang dulu,Tante ". Aku memutus cerita Ny.ManaAda., dengan cara berpamitan pulang, sebelum cerita Ny,ManaAda melebar kemana mana.