Kemarin aku main ke rumah tetanggaku,Ny,,Manaada.Kosong. Rumah
Ny.Manaada memang terlihat kosong,Kadang Ny.Manaada pergi keluar dengan
membiarkan rumah dalam keadaan tak terkunci.Ny.Manaada memang terlihat
sendiri,entah dimana kelima anaknya dan suaminya.Sambil menunggu
pulangnya Ny.Manaada,aku melihat buku buku bacaan,mataku tertuju pada
sebuah buku yang terlihat lain
daripada yang lain.Sebuah buku catatan harian.Kubuka langsung halaman
tengahnya..."Lima tahun sudah aku menikah dengan Manaada,hari hari kami
diselingi ketidak cocokan.Kami sering bertengkar karena hal hal
kecil.Hari ini ulang tahun Manaada dan kami bertengkar lagi karena aku
bangun kesiangan.Rasa kesal membuatku tidak mengucapkan selamat ulang
tahun ataupun mengecup keningnya.Sore ini sudah tiga kali Manaada
memintaku segera pulang untuk makan malam dengannya,tapi permintaannya
tak kuhiraukan.Aku tiba dirumah pukul dua belas malam,dan kulihat
Manaada tertidur di sofa.Aku berhenti di hadapannya."Ia memang
cantik,"kataku dalam hati.Aku menghela nafas dan masuk ke kamar.Di meja
rias kulihat buku catatan harian Manaada.Bertahun tahun ia menulis
cerita hatinya di buku coklat itu dan ia tak pernah mengizinkanku untuk
membukanya."Rupanya yang kubaca catatatan harian suami
Ny,Manaada,hehehe...Ny.Manaada
belum datang juga,aku teruskan membaca buku harian suami Ny.Manaada
yang aku ga tahu siapa namanya ( kusebut saja tuan
Manatahu,hehehe...)"Kuraih buku coklat itu dan kubuka halaman demi
halaman secara acak,14 Februari 1996.Terima kasih Tuhan atas
pemberian-Mu yang berarti bagiku.Marcus Ellia Widodo,pacar pertama
sekaligus menjadi pacar terakhirku...,hmmm aku tersenyum,Manaada begitu
yakin kalau aku yang akan menjadi pendamping hidupnya.6 September
2001.Tak sengaja kulihat Marcus makan malam dengan wanita lain sambil
tertawa mesra.Tuhan aku mohon agar Marcus tidak pindah ke lain hati.23
Oktober 2001.Aku menemukan surat ucapan terima kasih untuk Markus,atas
candle light dinner di hari ulang tahun seorang wanita bernama
Theodhora.Siapa dia Tuhan?Bukalah mataku untuk melihat apa yang Kau
kehendaki.4 Januari 2002.Aku dihampiri wanita bernama Theodhora.Ia
menghinaku dan mengatakan bahwa Marcus selingkuh dengannya.Tuhan berilah
aku kekuatan.Hmm...Bagaimana mungkin Manaada sekuat itu?Ia tidak pernah
mengatakan apapun atau menangis dihadapanku,setelah mengetahui aku
mengkhianatinya.Nafasku sesak,aku tak mampu membayangkan perasaan
Manaada saat itu.14 Februari 2003.Hari Minggu yang luar biasa,,aku telah
menjadi Ny.Marcus Ellia Widodo.Terima kasih Tuhan.7 April 2006.Marcus
marah padaku,aku tertidur pulas saat ia pulang sehingga ia menunggu di
depan rumah agak lama.Aku lelah karena seharian di mal mencari jam
idamam Marcus.Aku ingin membelikan hadiah ulang tahunnya yang tinggal
dua hari lagi.Tuhan,beri kedamaian di hati Marcus agar ia tidak marah
lagi padaku...Airmata penyesalan tak berhenti mengalir.Manaada berusaha
membahagiakan aku,tetapi aku malah memarahinya.15 November 2007.Marcus
butuh meja untuk menaruh kopi di ruang keluarga,dia sangat suka membaca
di sudut ruang itu. Tuhan bantu aku menabung agar aku dapat membelikan
sebuah meja,hadiah untuknya.Manaada tak pernah mengatakan meja itu
sebagai hadiah untukku dan aku kembali memarahinya tanpa pernah memberi
kesempatan padanya untuk menjelaskan. Rasanya aku sudah tak sanggup lagi
membuka lembaran berikutnya.Aku berlari ke luar kamar,kukecup kening
Manaada dan ia terbangun.Maafkan aku Manaada,aku mencintaimu,Selamat
Ulang tahun,kataku penuh cinta.Tak terasa air mataku mengalir,begitu
hebat apa yang dilakukan Ny. Manaada.dia begitu kuat dan tabah.Setia.aku
jadi berpikir,bahwa apa yang kulakukan selama ini belum seberapa.Cinta
selalu mampu mengajar kita untuk berkorban demi kebahagiaan orang yang
kita cintai.Catatan ini kupersembahkan untuk Kakandaku Nirwan
Sastra,tanteku Yanie Holistyc Razta Comunity dan bibiku Purwatiku yang
telah mengajariku menjadi seperti sekarang ini.Makassar 08:42 Kamis 04
Maret 2014.
Wednesday, August 26, 2015
INDAHNYA TEGURAN
INDAHNYA TEGURAN
Dalam
audisi American Idol,tampilah seorang konstestan yang begitu percaya
diri.Ia meyakinkan para juri bahwa ia adalah bintang masa
depan.Namun,sewaktu ia mulai bernyanyi,suaranya sedemikian buruk
sehingga selang beberapa detik para juri terpaksa menghentikannya.Ia
berkata dengan marah,"Bagaimana bisa kalian tidak melihat talenta
saya?Selama ini tidak pernah ada yang
mengkritik suara saya!"Aku membayangkan,seandainya sejak awal ada yang
berani memberitahu dengan tegas bahwa ia tidak cocok menjadi penyanyi,ia
pasti akan mengenal dirinya dengan lebih tepat dan tidak dipermalukan
diajang ini.Teguran atau kritik tidak terlalu buruk.Bahkan teguran dapat
menjadi sarana untuk membina kita.Kritik bisa mencegah kita terjerumus
ke dalam kesalahan yang memalukan di kemudian hari.Orang yang terhormat
adalah mereka yang tidak pantang terhadap kritik.Mengabaikan kritik
sama dengan mengabaikan didikan.Bahkan,kritik yang pedas bisa jadi
adalah bentuk kasih terbaik dari seseorang kepada kita.Aku kemarin
mendapat kritikan dan masukan.Bagaimana menanggapinya bila anda yang
mendapatkan kritikan?Kerap reaksi kita adalah menolak,menjadi
tersinggung atau marah,karena yang namanya kritik pasti tidak enak
didengar.Mari mengingat keindahan dan keuntungan dari teguran yang
baik.Jangan terlalu cepat menutup diri dari teguran.Terimalah dengan
rendah hati,cernalah dengan bijaksana.Ketika kita menolak teguran yang
baik,kita juga menolak pembentukan.Terima kasih untuk Mas Bernard Haris
Gutomo,yang mau membentuk aku.
JANGAN HILANGKAN PIKIRAN NEGATIF
Anda
pasti pernah mendengar perkataan seperti ini:" Hilangkan pikiran
pikiran negatif dan ganti dengan pikiran pikiran positif." atau, " Kalau
Anda mau sukses buang pikiran negatif jauh jauh ", baik dari mulut
teman teman, guru, orang tua bahkan mungkin dari para motivator,seperti
Mario Teguh.Jangan heran,sebab kebanyakan oran menganggap pikiran negatif
sebagai biang kerok kegagalan.Pertanyaannya, menjauhkan diri dari
pikiran negatif memang baik,tetapi apakah itu berarti kalau anda mau
sukses,anda tidak boleh memiliki secuilpun pikiran negatif?Ada yang
tertantang untuk menjawab?Untuk menjawab pertanyaan itu, anda harus
lebih dulu memahami maksud dari pikiran negatif. Perlu diingat,pikiran
negatif yang kumaksudkan disini harus dibedakan dengan pikiran dosa (
Iri,dengki,selingkuh,munafik dan sejenisnya ).Pikiran pikiran negatif
seperti halnya pikiran dosa memang harus hilang sama sekali!Namun
pikiran negatif seperti menjadi korban kejahatan bila memakai perhiasan
berllebihan atau enggan berbisnis sebelum mempelajari segala sesuatunya
dengan teliti lebih dahulu,adalah beberapa pikiran negatif yang tidak
bersifat dosa.Pendek kata,pikiran negatif tidak sama dengan dosa.
Asalkan diarahkan dengan baik seperti sebagaimana seharusnya,pikiran
negatif akan memberi manfaat positif bagi kita.Aku ambil contoh, setiap
mobil pasti memiliki spion di sisi kanan dan kirinya. Spion spion ini
berguna untuk menolong kita menghindarkan mobil dari benturan atau
menjaga jarak dengan kendaraan atau benda lain. Dalam hal ini kaca
spion memegang peranan sebagai alert terhadap keadaan yang ada
dibelakang kendaraan kita. Namun sepenting apapun kaca spion,kita pasti
takkan pernah menemukan kaca spion yang lebih besar daripada kaca depan
mobil. Di manapun,kaca spion pasti jauh lebih kecil dari kaca depan.
Seperti itulah fungsi pikiran negatif bagi diri kita. Spion (pikiran
negatif harus tetap ada) tetapi tidak boleh lebih besar dari kaca depan
(pikiran positif) yang kita miliki
BILA KEADILAN DIRASA TAK ADA
BILA KEADILAN DIRASA TAK ADA
Peristiwa
kerusuhan pada 14 Mei 1998, menyisakan kabut kelam dalam sejarah
Indonesia. Menjelang Soeharto lengser, keonaran merebak di sejumlah
kota,yang terparah terjadi Jakarta. Perempuan perempuan Tionghoa banyak
yang diperkosa. Mall mall dijarah dan dibakar. Banyak warga yang mati
terpanggang. Namun,tak ada yang diadili dalam peristiwa ini. Sekali
lagi, tidak ada yang diadili, sampai saat ini.Benarkah Tuhan acuh tak
acuh terhadap kejahatan? Mengapa seolah Tuhan mendiamkan dan membiarkan
ini semua terjadi? Dimana Tuhan saat itu? Kenapa orang jahat bisa hidup
leluasa,sedangkan orang baik malah menderita?Ini adalah juga pertanyaan
yang sempat mengganggu pikiranku.Kita mungkin pernah diperlakaukan tidak
adil, padahal apa yang kita lakukan sudah benar. Dalam kondisi semacam
itu, banyak diantara kita putus asa, bahkan tergoda untuk ikut ikutan
bertindak menyimpang. Edan!Ya benar ini jaman edan. Ora melu ngedan ora
keduman. Ini jaman gila. Tidak ikut menggila tidak kebagian.
Katanya.Pertanyaannya : Maukah kita tetap melakukan apa yang benar meski
diperlakukan tidak adil?Aku pernah melihat suatu nasihat di sebuah
dinding. " Hiduplah dengan benar, bahkan dalam situasi yang sesulit
apapun. Tuhan Yang Maha Kuasa akan membalas pada waktu-Nya "
WANITA WANITA TANGGUH
WANITA WANITA TANGGUH
Banyak
teman teman wanita semasa kuliahku dulu yang sangat pandai mempunyai
banyak talenta.Ada Johanna Timbuleng, Sonya Louhenapessy, Hellen Beatrix
dan masih banyak lagi. Mereka cakap berkomunikasi dan pintar bergaul.
Tak heran bila mereka lulus dengan nilay yang baik. Beberapa tahun
kemudian kami kembali bertemu. Mereka kini hidup berkecukupan dengan
standar kehidupan keluarga menengah atas dan memiliki keluarga yang
bahagia. Mereka tetap ceria, tetap tertawa dan tersenyum. Namun, tidak
terlihat lagi potensi diri yang dulu begitu besar terpancar. Ketika
kutanyakan apa yang mereka lakukan saat ini, mereka menjawab, " Sekarang
menjadi ibu rumah tangga, menjaga anak anak, dan menyiapkan makan buat
suami." Bahkan tidak sedikit yang menjawab, " Suami melarang untuk
bekerja,karena mencari nafkah itu tugas suami. Tugas istri adalah
memelihara rumah dan menjaga anak anak." Jawaban mereka memunculkan
pertanyaan,mengapa potensi yang dulu mereka miliki dengan luar biasa
sekarang terkubur dan hilang entah kemana?Aku sedang tidak mengatakan
bahwa kodrat wanita sebagai ibu rumah tangga itu salah. Bahkan
menurutku,panggilan tertinggi seorang wanita adalah menjadi ibu rumah
tangga. Namun, menjadi ibu rumah tangga tidak berarti melepaskan hak
untuk mengembangkan talenta dan potensi kita sebagai seorang wanita dan
sebagai seorang manusia.Sebagai wanita, kodrat kita adalah menjadi ibu
rumah tangga dan "penolong" suami. Kita juga dituntut tanggung jawab
yang sama oleh Sang Pencipta, yaitu mengembangkan talenta dan potensi
semaksimal yang dapat kita lakukan dengan cara bekerja. Kita sudah
meninggalkan jaman Siti Nurbaya dari segi pengetian kesetaraan dan
pendidikan bagi wanita,tetapi kita masih berada pada jaman Siti Nurbaya
dalam pengertian 'bekerja' bagi wanita. Kita masih berpikir bahwa
bekerja adalah kegiatan rutin di luar rumah yang dilakukan mulai jam
09:00 - 17:00. Jika ini pengertian kita mengenai bekerja, maka tidak
heran sampai kapanpun,sebagai ibu rumah tangga kita tidak mungkin dapat
meninggalkan keluarga dan sibuk dalam pekerjaan yang seperti ini.
Pengertian bekerja saat ini sudah jauh demikian berkembang menembus
batasan ruang kerja dan waktu kerja. Kemajuan teknologi informasi dan
era internet saat ini memungkinkan hal ini dapat terjadi. Mark
Elliot Zuckenberg saat berusia 25 tahun, tetapi kekayaannya sudah
mencapai US$ 1.5 milyar ( setara dengan Rp.16,5 trilyun ).
Pertanyaannya adalah, apakah kekayaannya yang sebesar itu dicapainya
dengan bekerja seperti pandangan dan konsep kita tentang 'kerja' ?
TIDAK ! Mark mencapai potensinya karena ia menyadari bahwa kerja
tidak dibatasi oleh ruang kantor dan juga tidak dibatasi jam. Dengan
kata lain, kita harus melepaskan paradigma kerja yang lama dan membuka
pemikiran kepada paradigma yang baru. Kita tetap harus menjadi seorang
ibu rumah tangga yang tangguh namun kita juga mempunyai panggilan untuk
mengembangkan talenta dan potensi yang sudah Sang Pencipta berikan
kepada kita. Ini bukan pilihan meninggalkan yang satu dan mengerjakan
yang lain. Kita tidak bisa memilih sebuah koin, tapi tidak menghendaki
sisi yang sebelahnya. Jika kita mengambil satu koin, kita mendapat
paket lengkap kedua sisi koin tersebut. Jika anda wanita, anda mempunyai
sisi sebagai ibu rumah tangga tapi juga jangan lupa sisi lainnya adalah
anda mempunyai potensi untuk dikembangkan dengan maksimal. Anne Ahira
dan Ladan Lashkari adalah contoh dua orang wanita yaang telah berhasil
mengecap indahnya 'bekerja' tanpa harus meninggalkan kodrat mereka
sebagai seorang wanita. Ahira adalah online marketer kelas dunia
pertama dari Indonesia. Ia menjalankan internet marketing yang mulai
dirintisnya sejak tahun 2001 dari rumahnya. Dari usahanya tersebut Ahira
setiap bulannya setidaknya dapat meraup sebulan sekitar US$ 6.465 (
sekitar Rp. 71.115.000,- ).Ada pula kisah tentang Ladan Lashkari, gadis
Iran yang berumur 24 tahun. Ladan memutuskan untuk menjadi seorang
internet marketer di negara yang menganggap wanita adalah warga negara
kelas dua dan di tengah tengah himpitan embargo dari Amerika terhadap
Iran. Pilihan Ladan untuk memakai sarana internet guna memulai bisnisnya
saat ini telah membawanya menjadi pebisnis wanita dengan pendapatan
US$6.300 per bulan. Ini adalah pendapatan yang lebih besar dari 95%
populasi di negaranya. Jadi, mari lakukan sesuatu sekarang juga dengan
yang ada pada anda. Jangan lupa pula untuk mengembangkan seluruh potensi
anda semaksimal mungkin. Selamat memaksimalkan potensi
JIKA KITA PERCAYA TAHAYUL
JIKA KITA PERCAYA TAHAYUL
Waktu
itu aku masih remaja. Kami sekeluarga tinggal di rumah peninggalan
Belanda ( mamaku adalah keturunan Manado-Belanda ),yang berada di
tikungan pertigaan jalan. Kebanyakan orang berkata bahwa kami beruntung
mendapat rumah itu. " Ah, itu biasa saja,Pak. Keluarga lain sama
beruntungnya dengan kami, terutama yang rumahnya di pinggir jalan besar,"
kataku. Tetapi mereka menyanggah, " Tidak, kalian lebih beruntung,
bukan hanya rumah kalian berada di pinggir jalan besar, tetapi rumah itu
rumah yang aman." " Maksudnya ?" tanyaku keheranan... " Ya, rumah
itu ada yang menjaganya," jelasnya. Hehehe...aku tahu yang
dimaksudkannya adalah roh kakekku yang sudah meninggal. Mereka tahu
kakekku adalah wong "LONDO", gede duwur. Suatu pagi di hari libur,
seorang bapak berkata, " Semalam sekitar jam sebelas, saya lewat sini
dan benar saya lihat si penunggu sedang duduk bersila di teras
rumahmu," Dalam hati aku tertawa, tetapi aku mencoba menjelaskan dengan
baik, " Itu papaku, beliau suka duduk di situ malam hari, katanya
supaya menghilangkan gerah. Dan bapak memang tidak bisa melihat dengan
jelas, karena tempat itu sengaja tidak diberi lampu." Bapak ini tidak
percaya dan mencoba mengetahui jawabannya langsung dari papaku.
Sekalipun sudah mendapatkan jawaban yang sebenarnya, dia masih penasaran
berhubung dengan kepercayaannya selama ini tentang penunggu tersebut.
Seminggu kemudian ketika ia harus pulang kerja malam lagi, dia melihat
hal yang sama. Sebagai orang yang menghormati roh roh, dia tidak berani
mendekat dan hanya lewat begitu saja sambil komat kamit membaca sesuatu
untuk keselamatannya. ( Biasanya gini : amit amit sing bahurekso teng
mriki, putune bade lewat ). " Apa papamu semalam duduk di teras itu
?" tanya bapak tersebut pagi harinya. Degan sedikit heran aku menjawab, "
Tidak, papaku tidak ada di rumah. Beliau sedang ke Jakarta, pulangnya
dua hari lagi." " Nah, benar kan bahwa penunggu itu ada, saya
melihatnya semalam." katanya penuh semangat. Akupun terdiam dan masih
heran bahwa hal itu bisa terjadi. Sampai beberapa hari aku masih
diliputi keheranan, sehingga suatu saat aku mendapatkan jawabannya dari
seorang teman juga di FB ini, kami saling bercerita tentang cerita
mistis. Temanku yang tak mau namanya dipublikasikan tersebut berkata, "
Kalau kita percaya ada roh penunggu di suatu tempat, maka akan ada
penampakan seperti itu di tempat tersebut. Dia akan membuat sesuatu
terjadi seperti yang dipercaya seseorang agar orang tersebut
percaya." Roh roh tersebut tidak hanya dapat melakukan penampakan
seperti itu, tetapi juga dalam hal berkat jasmani. Roh roh tersebut bisa
memberikan panen yang "melimpah" kepada petani yang percaya dan
menghormati dewi kesuburan. Roh tersebut dapat memberikan keberhasilan
kepada seorang pedagang yang "libur" pada hari yang ditetpkan
gurunya.Untuk masa masa sekarang ini banyak juga caleg caleg yang
melakukan hal yang sama , mandi kungkum di sungai misalnya, atau
mengadakan ritual tertentu. Bila sebelumnya banyak orang yang ingin
cepat dapat jodoh atau orang yang ingin kasusnya lepas dari jerat
hukum.Note : Waktu menulis ini, aku "seperti" diganggu, sudah aku
sunting beberapa kali dan tiba tiba tulisan yang sudah kutulis ini
menghilang, dan bukan hanya sekali, tapi berkali kali. Sampai aku kesal.
ARTI SEBUAH KEJUJURAN
ARTI SEBUAH KEJUJURAN
Suatu
ketika seorang temanku yang mendapat bea siswa, pulang dari Jepang
membagikan pengalamannya saat mengunjungi sebuah pasar tradisional di
sana. Menurut penuturannya, suasana pasar tardisional di Jepang, hampir
sama dengan pasar tradisional di Indonesia. Banyak barang yang
dijajakan, banyak pembeli berjalan di lorong lorongnya, dan harga barang
barang di pasar ini jelas lebih murah daripada di toko atau mall. Namun
ada yang unik, para pedagang akan langsung pergi setelah selesai
menggelar dagangan mereka. Bila ada orang yang berniat membeli sesuatu,
ia tidak perlu repot mencari sang pedagang. Mereka cukup melihat harga
yang tertera untuk setiap jenis barang, lalu memasukkan uang
pembayarannya di sebuah kota yang sudah tersedia di lapak tersebut. Para
pedagang tidak takut rugi atau takut kalau barangnya hilang karena para
pembeli tidak akan melakukan kecurangan. Mereka membayar setiap barang
yang diambil sesuai harga yang telah tertera. Kita seringkali
mendengar orang mengatakan, bahwa berbuat jujur adalah suatu kebodohan.
Merekka mengatakan bahwa orang jujur akan selalu rugi, tidak akan
berkembang, hidupnya pasti akan hancur, dan masih banyak lagi omongan
negatif lainnya. Banyak orang mungkin membenarkan perkataan perkataan
tersebut, tapi kita harus berani dengan tegas mengatakan yang
sebaliknya.Orang jujur akan diberkati. Oleh karenanya dimana tempat kita
tinggalpun akan diberkati.Dengan kata lain, sesungguhnya kejujuran
merupakan jalan terbaik bagi kita untuk memperoleh hidup yang diberkati
sekaligus menjadi berkat bagi sesama dan lingkungan sekitar kita.
Inilah kebenaran yang dialami oleh orang orang Jepang. Dengan kejujuran
mereka membangun bangsanya dari keruntuhan akibat Perang Dunia Kedua dan
sekarang mereka menjadi salah satu negara terkemuka di Asia. Mengenai
kejujuran, bangsa Jepang telah membuktikannya. Bagaimana dengan kita
sendiri. Jika kita ingin berkat yang melimpah, ingatlah untuk juga
berani bersikap jujur dalam segala hal. Kejujuran menjauhkan kita dari
Korupsi, tipu muslihat dan kecurangan lainnya.
KASIH PASTI MENANG
KASIH PASTI MENANG
Seseorang
yang mengalami penderitaan yang teramat berat, sangat mungkin untuk
menutup dirinya dari dunia di sekitarnya. Demikianlah yang terjadi pada
seorang pria yang mengalami luka bakar ketika berusaha menyelamatkan
kedua orang tuanya dari musibah kebakaran. Wajah pria itu rusak berat
dan kedua orang tuanya meninggal akibat amukan si jago merah.
Hati pria itu sangat terluka sehingga ia tidak mau bertemu dengan
siapapun, bahkan dengan istrinya sendiri. Untuk memulihkan keadaan
suaminya, istri pria ini datang ke seorang ahli bedah plastik. Setelah
mendengar cerita dari wanita itu, dokter bedah plastik tersebut berkata,
" Saya dapat memperbaiki wajah suami anda." Wanita itu tidak gembira
ketika doktersebut menyatakan kesanggupannya, karena suaminya berkali
kali menolak pertolongan yang disampaikannya. " Lalu mengapa anda
datang kepada saya?" tanya dokter tersebut. " Saya mau, anda merusak
wajah saya supaya menjadi serupa dengan wajah suami saya, Jika wajah
kami sama rusaknya, dia akan mengerti bahwa saya benar benar bisa
merasakan penderitaannya. Mungkin dengan demikian dia akan membiarkan
saya masuk kembali kedalam kehidupannya." Tentu saja dokter tersebut
terkejut mendengar permintaan itu dan dengan tegas menolak permintaan
wanita itu. Namun hati dokter tersebut sangat tersentuh oleh besarnya
cinta kasih wanita itu. Cinta yang besar inilah yang mendorong dokter
tersebut untuk pergi dan berbicara pada pria yang cacat itu. Dokter
tersebut mengetuk pintu kamar pria itu dan berkata, " Pak, saya seorang
dokter ahli bedah plastik. Saya ingin anda tahu, bahwa saya dapat
memperbaiki wajah anda." Tidak ada jawaban dari dalam kamar. " Pak,
keluarlah agar kita dapat membicarakannya." lanjut dokter
tersebut.Tetapi tetap tidak ada respons dari dalam kamar. Kemudian
dokter tersebut berkata, " Pak, istri anda meminta saya untuk merusak
wajahnya, supaya wajahnya sama dengan wajah anda. Dengan demikian
mungkin anda akan membiarkannya masuk kembali kedalam kehidupan anda.
Saya kagum pada besarnya cinta beliau terhadap anda. Bagaimana pak,
apakah anda mau memberi izin ?" tanya dokter tersebut. Keadaan tetap
hening, beberapa saat kemudian dengan perlahan terdengar pintu
dibuka. Cinta kasih tetap jadi pemenang!!! Bagaimana dengan kita
? Apakah anda sudah punya pasangan, apa yang dapat anda berikan pada
pasangan anda sebagai wujud dari cinta kasih...
AKSELERASI HIDUP.
AKSELERASI HIDUP.
Pernahkah terlintas dalam pikiran kita, bahwa sejatinya semua orang
terlahir ke dunia memulai kehidupan di garis start yang sama, dengan
tahapan perkembangan yang sama pula? Di awal kehidupan sebenarnya kita
pernah berada selevel dengan semua orang hebat yang ada di dunia.
Pertaanyaannya sekarang, mengapa ada orang yang sukses dan ada orang yang
gagal, ada orang yang hebat namun ada yang biasa biasa saja ? Bagi
anda penggemar sepak bola tentu tidak asing dengan nama Christiano
Ronaldo, pemain termahal dunia dari klub Real Madrid sekaligus pemain
terbaik dunia 2008, sebelum dipecahkan rekordnya oleh Bale. Waktu kecil,
andapun yang pria pernah selevel dengan Ronaldo, sama sama belajar
berjalan, kemudian mulai berlarian ke sana kemari menendang bola
sekenanya tanpa arah yang jelas. Hanya, saat ini Ronaldo bisa
sedemilan kaya raya dengan bermain bola sementara anda tidak beranjak
dari status anda. Hal yang sama juga berlaku dalam karier kita.
Beberapa diantara kita mungkin pernah ada rasa iri pada teman kita
sendiri, yang kariernya saat ini demikian menanjak. Padahal beberapa
tahun yang lalu kita dan dia sama sama ikut pada sekolah yang sama,
bahkan mungkin dari kelas yang paling dasar. Di dunia otomotif
dikenal dengan istilah akselerasi, yakni perubahan kecepatan dari titik 0
km/jam menjadi kecepatan maksimum. Semakin pendek waktu yang diperlukan
untuk mencapai kecepatan maksimum, semakin baiklah produk otomotif
tersebut, atau teknisi yang ada di belakangnya. Hiduppun demikian penuh
engan persaingan. Siapa lambat pasti ketinggalan dan akhirnya tersisih.
Satu satunya tindakan yang bisa dilakukan untuk mengejar ketinggalan
kita baik dalam konteks sekuler maupun spiritual adalah dengan melakukan
percepatan atau akselerasi hidup. Bagi orang yang percaya dengan
adanya Tuhan, secara umum, akselerasi dibagi menjadi dua bagian, yaitu
akselerasi bagian Tuhan dan akselerasi bagian kita. Pertama, dengan
dengan Tuhan. Kedua, bergerak ! Lakukan tindakan terobosan. Lakukan
dengan cara yang tidak biasa dan kreatif. Hanya dengan melakukan
akselerasi kita mengejar ketinggalan kita. Keraslah pada hidup kita di
masa muda, jika tidak kehidupan akan keras kepada kepada kita di masa
tua.
Sungai agama
SUNGAI AGAMA
Aku
ga tahu persis,,Ny,ManaAda itu latar belakang pendidikannya apa. Tapi
sepertinya dia banyak tahu. Bicara Politik, dia nyambung, balap motor,
balap mobil, ekonomi...agama apalagi. Tapi dia paling ga suka bila ada
orang yang terlalu fanatik diperlihatkan. Fanatik itu harus. Karena itu
bukti kalau kita yakin, kalau ga yakin,ya ga fanatik. Tapi ke dalam
jangan keluar. Apa maksudnya aku kurang begitu tahu. Tapi aku adalah
sebagai salah satu pendengar setianya. Ketika itu ia membicarakan bagai
mana seseorang harus mulai meyakini apa yang harus diyakini. Bagi orang
yang senang berkemah di gunung atau aktifitas alam, salah satu aktifitas
wajibnya adalah menelusuri sumber sungai sampai ke hulu, yaitu ke
sumber sumber mata air pertamanya. Ada kegembiraan tersendiri melihat
bagaimana sumber sumber mata air itu mengeluarkan air yang sedikit namun
tetap, sehingga seiring dengan mengalirnya air sungai, ditambah dengan
mata air mata air yang memancar di bantaran sungai sepanjang kilometer
kilometer pertama jadilah suatu arus sungai yang besar. Ketika kita
berada di sumber sumber mata air tersebut ada suatu penyingkapan
tersendiri : ternyata sungai dengan debit air sedemikian besar ini di
awali dengan sumber sumber air yang kecil dan tampak tak berarti.
Ny.ManaAda ingin menarik alegori diatas sebagai perumpamaan dari asal
usul agama, kita bagaikan pramuka yang sedang berkemah di dunia ini. Di
sekitar kita, di dunia ini terdapat banyak sungai lebar besar mengalir
deras,dimana kita bebas mengambil air untuk melepaskan dahaga. Dan
sungai sungai besar itu adalah agama agama besar yang ada di dunia.
Sedari kecil kita dididik dan dibentuk untuk mempercayai bahwa agama
adalah demikian dan demikian, dengan segala atribut kebaikan dan
kemuliaan yang demikian, dengan tokoh agama yang sedemikian
arif,bijaksana, superior, dsb. Dengan agitasi semacam itu, kita dibentuk
secara sistematis untuk melihat dunia dan sesama lewat perspektif yang
sudah disuguhkan kepada kita. Hanya sedikit dari kita yang "berani"
untuk mempertanyakan keabsahan perspektif yang disodorkan pada kita itu.
Tidakkah kita sebagai manusia dewasa, tertarik untuk menelusuri sejarah
agama sebagaimana alaminya, daripada hanya mempercayai kata orang dan
tradisi? Sebagaimana ada perasaan 'ahhh' yang didapat ketika kita sampai
di hulu sungai, menyadari bahwa sungai sebesar itu ternyata memiliki
mata air mata air kecil yang mengalir tenang, demikianlah manusia dewasa
seharusnya memiliki kerinduan untuk mencari sumber mata air sejarah
sungai agama itu. Kita selama ini disuguhkan dengan sungai agama yang
seakan akan sudah dalam, berarus kuat, faktual dan menyejarah dari
sononya, dari awalnya. Padahal tidaklah demikian sejarah agama. Dalam
hal ini, kita dapat sedikit mencari rekam jejak sejarah agama agama
sampai ke akarnya yang mampu kita capai lewat penelusuran arkeologi dan
catatan sejarah yang ada dan tidak di dasari atas iman atau tradisi
iman. Bila kita memakai kacamata iman, sudah barang tentu akan ada
penolakan pada diri kita, karena kita tidak ingin apa yang sudah
terlanjur kita yakini ternyata salah. Memang kadang kebenaran dan
kenyataan itu menyakitkan, atau tidak seperti yang kita harapkan. Hampir
setiap agama menyerukan kepada ummatnya untuk hidup dalam cinta kasih.
Mayoritas agama juga mengingatkan agar manusia tidak berperang dan hidup
dalam perdamaian. Namun faktanya sungguh ironis. Hampir sebagian
perang dan kekerasan yang pernah terjadi didunia ini justru disebabkan
oleh agama. Perang atas nama agama jauh lebih banyak dibandingkan
penyebab yang lain. Pada abad I, orang Yahudi melawan orang Kristen.
Pada abad 16, orang Katholik memerangi orang Protestan. Muslim melawan
Hindu. Hindu melawan Buddha. Kristen Ortodoks membantai kaum Pagan.
Sungguh, banyak raport merah yang ditorehkan oleh agama. Agama yang
seharusnya mengawal perdamaian antar umat manusia justru menjadi
penyebab utama peperangan itu sendiri. Agama yang mengajarkan cinta
kasih kadang kala justru bisa berubah menjadi sedemikian kejam. Orang
orang Yahudi yang menginginkan Jesus mati di atas kayu salib, merupakan
konspirasi dari petinggi petinggi agama waktu itu. Imam kepala, ahli
Taurat dan orang orang Farisi yang terkenal dengan kesalehannya
berupaya keras untuk membunuh Jesus. Lagi lagi atas nama agama! Tentu
Tante tidak bermaksud menyepelekan agama atau menganggap agama itu tidak
penting. (Ny.ManaAda ini kalau sudah bercerita tak ada berhentinya,
apalagi kalau kita terlihat tekun mendengar ). Benyamin Franklin pernah
berkata :"Jika manusia masih tetap jahat dengan adanya agama, maka saya
tak bisa membayangkan bagaimana kehidupan manusia jika agama
ditiadakan". Tante setuju dengan pernyataan itu. Agama itu penting, tapi
bukan segalanya. Agama memang penting, tapi tidak bisa menyelamatkan
kita. Ambil saja contoh, orang yang sangat terlihat beragama, Angelina
Sondakh, Lutfi Hasan Ishak, Ratu Atut...Tetap saja korupsi. Ingat
sekali lagi, "sengaja ". Kadang manusia bukan takut pada Tuhan, tapi
pada agama dan pengikutnya. Padahal agama adalah buatan manusia,
bagaimana mungkin buatan manusia bisa menyelamatkan dosa manusia? Agama
hanya wadah, tak lebih dari itu. ( Wah padahal aku takut kalau ngomong
sudah nyrempet nyrempet gitu ). Jika kita berpikir bahwa kita bisa
selamat karena agama, kita terlalu naif. Perang atas nama agama telah
menunjukan bahwa agama telah gagal. ( Hmm jangan jangan Ny.ManaAda
pernah kecewa dengan agama, sehingga dia menilai agama seperti itu." Aku
pulang dulu,Tante ". Aku memutus cerita Ny.ManaAda., dengan cara
berpamitan pulang, sebelum cerita Ny,ManaAda melebar kemana mana.
Subscribe to:
Posts (Atom)
